Zaza Salahkan Dirinya Atas Kegagalan di West Ham

Simone Zaza tidak salahkan siapapun dari kegagalan di West Ham United. Zaza akui hal tersebut merupakan kesalahan yang muncul dari dirinya sepenuhnya yang tidak dapat menyesuaikan diri.

Zaza bakal akhiri sisa musim 2016/2017 di Valencia sebagai pemain pinjaman dari Juventus. Ini merupakan kedua kalinya Zaza dipinjamkan oleh Bianconeri usai di West Ham di paruh pertama musim.

Mula-mula Zaza ingin kepindahannya ke West Ham bakal membuat berubah keberuntungannya. Apalagi The Hammers belum lama ini melangsungkan musim yang hebat dengan finis di urutan ke-7 dan bermain di ajang Eropa.

Namun mimpi Zaza tidak berjalan sesuai dengan kenyataan ketika West Ham kesulitan di awal musim, sedangkan si pemain tak berhasil penuhi harapan publik.

Cuma bermain 11 kali di semua ajang yang besar sebagian dilangsungkan manjadi pemain cadangan, 8 di ajang Premier League dan 3 di Piala Liga Inggris, Zaza tak berhasil membobol gawang lawan ataupun assist.

Zaza malah tidak sering diturunkan pada 2 bulan terakhir sebab West Ham tidak ingin permanenkan status dari si pemain dengan memngeluarkan dana sebesar 20 juta euro.

Tak berhasil di West Ham, Zaza cuma dapat salahkan dirinya sendiri yang tidak dapat menyesuaikan diri dengan baik pada ajang Premier League.

“Premier League? Bagi saya hal tersebut merupakan masa yang tidak mudah. Saya amat yakin saat saya keluar dari Juve,” ucap Zaza.

“Saya berharap rasakan tampil di Inggris sebab saya menyukai sepakbola seperti itu,” lanjutnya.

“Namun semuanya berlangsung dengan buruk. Hal tersebut merupakan sebuah kesalahan yang berasal dari saya sepenuhnya karena saya menyaksikan semuanya dari sisi negatif. Saya menyesal tak dapat memperlihatkan kebolehan diri di sana,” katanya.

Leave a Reply