Tuchel Sebut Penuntasan Dortmund Kurang, namun Layak Menang

Borussia Dortmund melangsungkan laga hingga adu tos-tosan untuk tundukkan Hertha Berlin. Walau penuntasan akhir Dortmund kurang baik, namun hasil positf ini layak didapat.

Dortmund menangkan laga atas Hertha dengan adu penalti dengan skor 3-2 setelah imbang dengan skor 1-1 sampai dengan extra time pada babak 16 besar DFB-Pokal yang berlangsung pada hari Kamis (8/2/2017) dinihari WIB, di Signal Iduna Park. Tim tamu pimpin lebih awal dengan angka yang diciptakan oleh Salomon Kalou pada babak pertama, kemudian disamakan oleh Marco Reus pada awal babak kedua.

Pada sisa waktu laga, Dortmund kendalikan berjalannya laga. Tercatat, Die Borussen unggul lewat penguasaan bola sampai dengan 69 persen dengan melakukan 14 upaya dengan 7 di antaranya yang mengarah ke gawang, sementara Hertha cuma bikin 8 upaya dengan 3 di antaranya yang mengarah ke gawang.

Tetapi, tak ada angka yang dapat dicetak oleh Dortmund sampai pertandingan berlanjut hingga babak tambahan waktu dan dilanjutkan dengan adu tos-tosan. Pemain pengganti Gonzalo Castro tentukan hasil positif tim tuan rumah dengan sepakan penaltinya, setelah sepakan Kalou menjadi pemain kelima Hertha melambung di atas mistar.

Sang pelatih Dortmund Thomas Tuchel sayangkan ketidak berhasilan timnya untuk sudahi laga. Namun, Dortmund dianggap olehnya layak lolos sebab tampil lebih oke.

“Sanjungan kepada (penjaga gawang) Roman Buerki, Ia oke pada tiap penalti. Penalti dari Gonzo (Gonzalo Castro) yang bikin sekor jadi 3-2 amat penting. Kemudian, rasanya amat oke,” ucap Tuchel.

“Kami mempunyai banyak sekali kesempatan. Saya tak mengiranya. Kami sekarang ini berdiri dengan karisma yang amat baik, semangat dan kualitas yang oke saat berada di atas lapangan. Namun kami kembali kurang oke pada penuntasan akhir, pukulan terakhir, untuk tentukan laga.”

“Hingga akhirnya, ini merupakan sebuah kemenangan yang pantas,” ujar Tuchel.

Leave a Reply