Sagna Masih Merasakan Kekalahan pada Final Piala Eropa

Barcy Sagna1

Prancis yang kalah pada pertandingan final Piala Eropa nyatanya bagi Barcy Sagna masih sangat berbekas hingga saat ini. Ia akui kalau dirinya masih memikirkan hal tersebut tiap hari.

Prancis kalah pada laga final Piala Eropa 2016 saat berhadapan dengan Portugal. Pada laga yang berlangsung di Stade de France pada bulan kemarin, Les Bleus dikalahkan dengan skor tipis 0-1. Pertandingan tersebut berjalan sampai memasuki babak perpanjangan waktu.

Angka yang dicetak oleh Eder yang berasal lewat tendangan dari luar area penalti berhasil mengantarkan Portugal sebagai pemenang laga tersebut. Mereka akhirnya menjadi juara pada kompetisi besar untuk kali pertama di sepanjang sejarah sepakbola Portugal.

Menurut Prancis, ini adalah sebuah kegagalan yang pertama untuk meraih gelar juara kompetisi besar dengan status sebagai tuan rumah. Mereka sempat berhasil penyelenggaraan dan hasil ketika meriah gelar juara pada Piala Eropa tahun 1984 dan Piala Dunia tahun 1998.

Untuk Sagna yang sekarang telah memasuki umur 33 tahun, ia membiarkan peluang untuk membukukan sebuah prestasi tinggi pada level timnas. Oleh sebab itulah, tak heran jika ia merasakan kecewa yang sangat dalam.

“Saya merasa amat marah. Masih terlintas di pikira saya tentang kejadian tersebut setiap hari. Namun, begitulah sepakbola. Anda perlu menerima hasilnya walau kalah,” ucap Sagna.

“Saya menjatuhkan air mata pada pertandingan final sebab hal tersebut merupakan peluang besar untuk saya memenangkan kompetisi bersama negara saya,” lanjut pemain bek yang bermain untuk Manchester City tersebut.

Leave a Reply