Pelatih Inter Tetap Ingin Lanjutkan Perjuangan Walau Tak Pernah Menang 7 Laga

Stefano Pioli yang merupakan Pelatih Inter Milan selama  enam bulan belakangan, mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki keinginan untuk berhenti dari jabatannya setekag hari Minggu lalu di kekalahan oleh klub papan bawah Genoa dengan skor tipis 1-0. Padahal kekalahan tersebut membuat timnya terhitung tidak pernah menang dalam tujuh pertandingan terakhirnya di liga Serie A.

Inter sebelumnya pernah mengalami momen tak pernah menang terbanyak yang mereka alami dalam satu musim secara beruntun pada tahun 1947-1948 lalu. Dan seandainya dalam pertandingan kedepannya mereka kalah lagi, maka mereka berhasil mengulangi momen negatif tersebut.

“Saya tetap ingin menyelesaikan pekerjaan ini dan mendukung tim dengan cara apa pun yang saya mampu agar mereka keluar dari situasi ini,” kata pelatih sementara yang menggantikan Frank de Boer, pelatih¬† yang dipecat setelah kurang dari tiga bulan bertugas.

“Kami adalah tim saat hasilnya berjalan dengan baik, dan kami juga harus tetao bersatu di saat-saat buruk serperti ini. Saya yakin bahwa musim ini, walaupun sudah buruk, akan membantu Inter memahami bagaimana membangun untuk masa depan nanti.”

Pioli yang merupakan pelatih kesembilan Inter dalam selang waktu enam tahun terakhir tersebut sempat membela keputusannya karena menggantikan kapten mereka Mauro Icardi, di pertengahan babak kedua. Padahal Icardi merupakan pencetak gol terbanyak mereka dengan total 24 gol pada musim ini.

“Sebenarnya saya ingin mengubah sesuatu dan mengenalkan pemain baru dalam hal menyerang,” katanya. “Itu bukan hari terbaik untuk Mauro dan saya tidak senang dengan permainan ofensif kami. Saya mencoba melempar dua pemain baru untuk menciptakan masalah bagi lawan.”

Inter sebelumnya menargetkan di awal musim ini untuk dapat lolos ke Liga Champions. Namun kini mereka sedang bertengger di posisi ketujuh klasemen, bahkan tak cukup poin untuk membuat mereka lolos ke Liga Europa dimusim depan.

Namun Pioli tetap mengatakan bahwa ia hanya menginginkan akhir yang dihormati di musim ini dalam tiga pertandingan terakhir mereka.

Ia mengatakan, “Saat ini yang terpenting adalah mengakhiri musim dengan menunjukkan keinginan dan kebanggaan. Kita harus membuktikan kemampuan kita. Kami telah melakukannya di masa lalu dan kita harus melakukannya lagi. Kita harus berbuat lebih banyak karena ada kualitas di skuad ini.”.

Saat ini Inter memiliki selisih empat poin dengan peringkat diatasnya yang diisi oleh AC Milan, yang sudah mengamankan posisi terakhir dalam bermain di Liga Eropa musim depan.

Leave a Reply