Lakukan Blunder, Donnarumma Minta Maaf Di TV

Gianluigi Donnarumma selaku penjaga gawang dari AC Milan,  belum lama ini berjanji pada dirinya sendiri dan juga kepada para supporternya bahwa ia takkan membuat kepalanya terus tertunduk setelah ia membuat kesalahan yang cukup fatal saat timnya menghadapi Pescara kemarin.

Milan memang tanggal 2 April kemarin menghadapi Pescara dalam ajang kompetisi Liga Italia Serie A yang sudah memasuki putaran ke 30.  Namun sayangnya mereka gagal meraih poin penuh dan terpaksa harus rela berbagi poin dengan peringkat pertama dari dasar klasemen. Skor mereka saat itu adalah 1-1.

Sebenarnya mereka tak pernah kebobolan dari pemain Pescara manapun dalam pertandingan tersebut namun angka yang didapat dikarenakan kesalahan yang yang terjadi saat rekannya Gabriel Paletta saat ingin memberikan umpan balik kepada kipernya. Sayangnya dalam pertandingan tersebut Donnarumma salah memprediksi arah bola yang dikirimkan oleh Paletta.

Saat itu Paletta sedang berebut bola dengan Gianluca Caprari, namun karena kesulitan bergerak, maka ia mengirimkan bola kepada kipernya namun tak diduga sang kiper tak beruntung menangkapnya. Dan hal tersebut menjadi gol bunuh diri untuk Milan dimenit ke 12.

Beruntung Mario Pasalic mampu menyelesaikan umpan dari Carlos Bacca dimenit ke 41 sehingga skor menjadi imbang 1-1. Sayangnya hingga babak kedua berakhir gol tersebut tak ditambahkan lagi rekan rekannya.

Donnarumma pun akhirnya mengungkapkan perasaan penyesalannya dan meminta maaf kdi Milan TV, “Saya meminta maaf pada tim dan para pendukung kami karena  tidak bisa menangdalam petandingan tersebut , namun saya berharap pengalaman ini akan membantu saya belajar dan menjadi lebih baik.  Saya telah memberikan segalanya, banyb sayangnya hal seperti ini bisa terjadi dan saya akan terus menegakkan kepala dan menerimanya dengan tabah. Pescara bermain bagus dan kami kesulitan bereaksi, namun kami punya kans untuk menang dan kami juga sedikit tidak beruntung.”

Ia pun menambahkan “Skuat ini sudah siap, kami akan maju bersama dan memikirkan laga berikutnya. Akan jadi kesalahan jika kami marah dengan hasil ini. Saya terus tersenyum dan kami tidak akan membiarkan kepala kami terus tertunduk.”.

Leave a Reply