‘Balotelli Masih Jauh dari Ballon d’Or’

mario-balotelli4

Mario Balotelli tetap memiliki ambisi untuk menangkan gelar Ballon d’Or. Namun pemain penyerang klub Nice tersebut dinilai masih sangat jauh dengan penghargaan itu kalau tidak secepatnya membenahi diri.

Balotelli sekarang sedang berusaha bangkitkan kembali kegemilangannya dengan Nice. Sampai saat ini, pemain penyerang yang berasal dari Italia tersebut bermain oke dengan ciptakan 6 angka lewat 5 performanya.

Bermodal dengan awal yang apik di Prancis tersebut juga, Balotelli nyatakan keinginannya untuk raih gelar Ballon d’Or. Tentu bukan hal yang mudah mengingat masih banyak nama pemain bintang seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo yang berselisih.

Bekas pemain penyerang timnas Italia yaitu Fabrizio Ravanelli yakin kalau Balotelli sekarang ini masih amat jauh dengan tingkat yang dimiliki Messi, Ronaldo, atau beberapa nama pemain lain yang dapat berselisih untuk Ballon d’Or. Pemain penyerang keturunan Ghana tersebut masih harus berkorban lebih banyak dan berusaha sangat keras untuk penuhi kemampuan yang ia miliki.

“Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, dan malah Zlatan Ibrahimovic menjadi pemain nomor 1 tak cuma karena Tuhan memberi mereka kemampuan. Namun lebih karena mereka lakukan pengorbanan di kehidupan setiap hari,” ucap Ravanelli.

“Sebagai contoh,di sejumlah bulan kemarin saya membaca buku Novak Djokovic dan terkesima. Saya mengerti mengapa ia merupakan nomor satu di dunia. Dia melakukan latihan 14 jam sehari.”

“Hal seperti ini yang mesti disadari oleh Balotelli. Untuk menjadi Balotelli saja tak cukup untuk bisa menangkan gelar Ballon d’Or. Pada masa ini ia masih ada jarak tahunan dari penghargaan itu,” ujarnya.

Tidak hanya soal teknik, Balotelli pun diminta dapat membenahi dirinya terutama sikap. Sejauh ini pemain yang lahir di Palermo tersebut memang kerap dengan karakter bengal, keras kepala, dan temperamental.

“Ia harus menjadi contoh. Untuk dirinya pribadi, keluarganya, saudara laki-laki dan perempuannya. Saat Anda memakai beberapa seragam penting seperti Inter (Milan), (AC) Milan, Manchester City, dan saat ini Nice, Anda harus menjadi contoh malah di luar lapangan,” kata Ravanelli.

Leave a Reply